Skip to main content

Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Ciptakan Terobosan Baru

Kaurpusaka.com | Bengkulu, Kaur- Pengembangan ekonomi rakyat ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Prinsip dasarnya adalah untuk mengembangkan kemampuan rakyat secara mandiri dalam berusaha mencapai peningkatan kesejahteraan tersebut. Sedangkan pendekatan utamanya adalah apresiasi terhadap kedaulatan dan kemampuan rakyat itu sendiri, dilanjutkan dengan usaha untuk memperkuat dan meningkatkan keberdayaannya. Daya saing, peningkatan, produktivitas, efisiensi, penguasaan pasar, atau peubah ekonomi lain hanya merupakan indikator-indikator antara menuju tujuan akhir, keberlanjutan kegiatan ekonomi rakyat, peningkatan kemandirian, dan akhirnya peningkatan kesejahteraan rakyat secara keseluruhan. 

Lis heri

Ekonomi kerakyatan dinilai mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah akan meningkatkan program ekonomi kerakyatan untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan mengantisipasi dampak krisis.

Bupati Kaur H.Lismidianto.SH., MH., memerintahkan kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Drsa Kabupaten Kaur untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui berbagai sumber yang ada seperti Pasar yang dikelola oleh Bumdes.

Lis heri

Pelaksanaan rapat ini dilaksanakan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kaur pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, Kamis (29/07/2021)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Asdiyarman, S.Sos., memanggil seluruh instansi yang terkait seperti, Kepala Badan Keuangan Daerah Alian Suhadi, Kepala Dinas Perhubungan Asman Abdi Hartawan, SH., kepala bagian Hukum Dasrul Imran. SH., Kepala desa Sulawangi Biman, dan Camat Tanjung Kemuning Roli.

Kata Asdyarman, menuturkan kepada awak media saat diwawancarai di ruang kerjanya, saya mengundang seluruh instansi terkait untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan pendapatan daerah.Tujuannya untuk mengaktipkan pasar di daerah perbatasan seperti pasar desa Sulawangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, ujarnya. Kamis (29/7/2021).

Pasar Sulawangi dibangun melalui Kementrian PDTT dan gedung tersebut sudah dihibahkan kepada Pemda Kaur akan tetapi masih perlu dipertegas dan diperjelas kembali terutama tentang aset tanah pasar, statusnya tanah milik Dishub untuk tempat pembangunan jembatan timbang dan perlu dialihfungsikan menjadi tanah pasar sehingga regulasinya nanti jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.

Lanjut Asdiyarman, Rencana mengaktipkan pasar desa Sulawangi merupakan terobosan-terobosan kepala daerah kabupaten kaur Lismidianto, SH., untuk meningkatkan pendapatan daerah dan membangkitkan ekonomi kerakyatan. Apalagi titik kordinat kios pasar sulawangi terletak di perbatasan antara kabupaten Kaur dengan kabupaten Bengkulu Selatan, kata Asdyarman.

Salah satu kios pasar di perbatasan seperti pasar Merpas kecamatan Nasal, pasar dimaksud sangat padat dan pengunjung pasar banyak datang dari luar kabupaten Kaur seperti dari kabupaten tetangga kabupaten Pesisir Barat provinsi Lampung. Kita upayakan pasar tradisional atau pasar mingguan dapat lebih meningkatkan pendapatan daerah, tutup Asdyarman.

(Yayan)