Skip to main content

Media Online Rapatkan Barisan

Kaurpusaka.com l Bengkulu,Kaur - Forum wartawan online kabupaten Kaur mengadakan pertemuan rapat intern antara sesama wartawan dan media online di gedung Kuliner Bintuhan Jumat

Jalan

Rapat antara wartawan media online dalam rangka pembahasan anggaran untuk publikasi/advertorial di setiap OPD yang dinilai kurang berpihak kepada pers online.Mengapa disampaikan begitu....jawabnya ialah ada beberapa OPD yang menganggarkan biaya publikasi untuk media online sebesar 300 Ribu Rupiah untuk satu kali ekspose kegiatan

Adapun OPD yang menganggarkan biaya publikasi online yang dinilai kurang berpihak yaitu Dinas Bappeda Kaur,Dinas PUPR Kaur,Dinas PDK Kaur dan Sekretariat DPRD Kaur

Perwakilan forum media online Iksan menyampaikan,bahwa dirinya sudah jauh lebih awal menghadap dengan Kepala Badan Keuangan Daerah Alian Suhadi dan Oprator SIPD Faulan di kantor BKD Dan Aset.Di jelaskan Iksan pada waktu itu,keterangan yang saya dapatkan bahwa anggaran publikasi online berdasarkan usulan ataupun pengajuan dari instansi bersangkutan

Oleh karna itu,forum media online Kaur akan hearing dengan OPD dan DPRD Kaur,tujuan nya ialah untuk meminta keterangan yang akurat dan dapat di pertanggung jawabkan,siapa sesungguhnya yang berperan menentukan anggaran publikasi media online yang dianggap kurang adil dan kurang berpihak kepada media online,ibarat kata " Jangan Ada Anak Tiri dan Anak Kandung "

Intinya dalam kesimpulan rapat forum media online ini ialah,meminta setiap OPD transparan dengan menunjukan DPA khusus yang berkaitan dengan kegiatan publikasi/advertorial media

Ditambahkan Aprin Taskan Yanto,Saya berharaf dengan 25 DPRD Kabupaten Kaur berpihak kepada insan pers dan masyarakat,mengapa saya bicara demikian....perlu dipahami pungsi media salah satunya tidak lain untuk mendukung Pemerintah Daerah didalam segala hal baik peningkatan SDM ataupun pembangunan

Terahir Aprin dan kawan" bersepakat anggaran publikasi setiap media disetiap OPD disama ratakan jangan terjadi perbedaan yang signifikan karna akan memicu kecemburuan sosial anatara sesama wartawan/media dan forum sepakat.

Red/Henry