Skip to main content

Distan Kaur; Di Duga Pupuk Subsidi, Dijual Ke Tengkulak Jagung.

kaurpusaka.com I Bengkulu, Kaur- Isu miring kembali menerpa dinas pertanian kaur. Belum tuntas kepastian hukumnya tentang gudang Aset Pertanian terbakar, sudah ada kabar di mata publik "Pupuk Subsidi kaur, Bocor". Hal ini dikutib dari pemberitaan detikkasus.com (12/02/22)

Kios

Dalam pemberitaan dikatakan oleh Edi Kepala Desa Umbul bersama tokoh masyarakat Asnawi Puase memintak Bupati Kaur H.Lismidianto.SH.MH melaui Dinas Pertanian bergerak cepat dan menindak tegas oknum pemilik kios pupuk jika terbukti dengan sengaja menjualkan pupuk jatah kelompok tani kepada toke/bos pembeli jagung.

Sementara dari informasi yang didapat oleh awak media dari sumber informasi yang belum mau disebutkan namanya, melalui chat dia mengatakan adanya dugaan penjualan pupuk subsidi kepada toke jagung, (11/02/22).

SK gubernur

Dalam chat Wa-nya yang bercampur bahasa daerah/Melayu mengatakan, Ndan naikan kudai berita. Pupuk subsidi di kecamatan luas hanyut dalam artian tidak lagi singgah ke gudang langsung ke tengkulak jagung dan HET melebihi di ketetapan pemerintah, chat-nya.

Lanjut sumber informasi ini, menambahkan dalam chat WA-nya, SK Bupati infonye masih dalam perbaikan meskipun sudah di keluarkan sedangkan pupuk di kec luas sudah di salurkan ke masyarakat melalui toke 40 ton dari 2 kios yang ada, tutupnya.

Kaur

Saat awak media meminta tanggapan melalui Chat WA, kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Lianto, SP., mengatakan pada bulan Februari 2022 ini, baru 1 (satu) pupuk subsidi disalurkan dan itupun dari asisten lapangan PT Pupuk Indonesia, jelas Lianto (12/02/22).

"Kios yang sudah salur baru satu pak, penyalurannya di bulan februari ini, datanya sudah saya kirim dengan ayuk hilmi pak", chat wa Lianto kepada awak media.

Daftar

Tambah Lianto dalam chat wa-nya, Itu dari asisten lapangan PT Pupuk Indonesia, tutupnya.

Sedangkan awak media meminta tanggapan atas sanksi bagi kios yang melanggar ketentuan pupuk subsidi, Kepala dinas pertanian kaur tidak menjawab.

(Red)